Aku
Sendiri
Sunyi bertemankan malam pekat
Dingin angin menyapa
lembut
Aku sendiri
Bagai
bilangan prima
Hanya
satu dan diri sendiri
Bagaikan
desimal dengan beribu nol di belakang koma
Tak
ada nilainya
Bagaikan
akar pangat dua
Tidak
ada maknanya
Hanya aku dan diriku
Bagai median yang ada
dan tiada
Hidup di tengah kawanan
Namun sendirian kadang
tak kelihatan
Bagai titik pusat
sebuah lingkaran
Di tengah lingkaran
namun jauh dari kawanan
Tetap sendirian
Kadang aku berharap menjadi rusuk sebuah bangun ruang
Kadang pula aku
berharap menjadi jaring jaring
Kadang aku berharap menjadi titik koordinat yang saling
terhubung
Hanya anganku yang kian membubung
Aku tetap sendiri
Komentar
Posting Komentar